Suku Sunda

Senin Sharing by :
Esa Apriansyah


Indonesia adalah negeri yang kaya budaya. Terdiri dari berbagai suku, membuat kita memiliki ribuan bahasa daerah dan adat istiadat yang berbeda. Saya sendiri (Esa) berasal dari suku Sunda. Dan dalam kesempatan ini, saya ingin berbagi pengetahuan tentang suku ini.

Picture3

ASAL KATA DAN PRINSIP

Menurut Rouffaer (1905: 16) kata Sunda berasal dari akar kata sund atau kata suddha dalam bahasa Sansekerta, yang mempunyai pengertian bersinar, terang, berkilau, putih. Orang Sunda meyakini bahwa etos atau karakter Kasundaan adalah jalan menuju keutamaan hidup. Karakter yang dimaksud adalah cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), singer (mawas diri), dan pinter (cerdas). Karakter ini telah dijalankan oleh masyarakat yang bermukim di Jawa bagian barat sejak zaman kerajaan Kerajaan Salakanagara, kemudian diteruskan Kerajaan Tarumanagara, Kerajaan Sunda-Galuh, Kerajaan Pajajaran hingga kini.

UNGKAPAN-UNGKAPAN

Berikut ini beberapa ungkapan atau peribahasa yang dianut suku Sunda.

  • Kawas gula eujeung peueut yang artinya hidup harus rukun saling menyayangi, tidak pernah berselisih.
  • Mulah marebutkeun balung tanpa eusi yang artinya jangan memperebutkan perkara yang tidak ada gunanya.
  • Mulah ngaliarkeun taleus ateul yang artinya jangan menyebarkan perkara yang dapat menimbulkan keburukan atau keresahan.
  • Mulah nyolok panon buncelik yang artinya jangan berbuat sesuatu di hadapan orang lain dengan maksud mempermalukan.
  • Buruk-buruk papan jati yang artinya berapapun besar kesalahan saudara atau sahabat, mereka tetap saudara kita, orang tua tentu dapat mengampuninya.

 

MATA PENCAHARIAN

Mayoritas masyarakat Sunda berprofesi sebagai petani dan berladang. Ini disebabkan tanah Sunda yang subur. Sampai abad ke-19, banyak dari masyarakat Sunda yang berladang secara berpindah-pindah. Selain itu, orang Sunda biasanya memiliki jiwa seni yang cukup tinggi, sehingga banyak yang berprofesi sebagai seniman, baik itu seni rupa, seni musik, juga seni pementasan/teater. Hingga kini dunia entertain banyak didominasi oleh orang Sunda. Masyarakat Sunda juga berprofesi sebagai pegawai negeri, dokter, diplomat dan pengusaha.

MITOLOGI

CIUNG WANARA

Legenda ini adalah cerita rakyat Sunda untuk menjelaskan asal nama Sungai Pamali, serta untuk menjelaskan asal usul hubungan orang Sunda dengan orang Jawa; tentang dua bersaudara yang bersaing dan memerintah di pulau yang sama (Jawa).

POHACI

Nyi Pohaci Sanghyang Sri, atau dikenal juga sebagai Dewi Sri, merupakan seorang Dewi dari mitologi Hindu yang hadir dalam kebudayaan Sunda. Dewi Sri pada dasarnya mewakili kesuburan, atau mengatur pertanian dan semua bahan makanan pokok yang keluar dari perut bumi. Sehingga secara tidak langsung, ia turut berperan dalam kemakmuran dan kekayaan pula. Pada sistem kepercayaan Sunda kuno, Nyi Pohaci dianggap sebagai dewi tertinggi dan terpenting dalam masyarakat agraris. Fisiknya digambarkan sebagai gadis muda yang cantik, ramping namun sintal dan berisi, dengan wajah yang menyiratkan keanggunan dan keteduhan.

Picture2

FAKTA ORANG SUNDA

  • Mengganti huruf F jadi P

Pada dasarnya mayoritas bahasa daerah di Indonesia tidak mengenal konsonan F, begitupun dengan suku sunda. Sudah sejak nenek moyang terdahulu, suku Sunda tidak terbiasa melafalkan huruf F, sehingga diganti menjadi bunyi terdekat, yakni P. Contoh, manfaat menjadi mangpaat.

  • Lemah Lembut Berbicara dan Intonasinya

Orang Sunda terkenal dengan keramahan ketika menyapa dan bergaul dengan orang disekitarnya. Selalu mengedepankan senyum dengan sapaan yang khas yaitu “Neng” untuk wanita dan “Jang/Ujang” untuk pria yang lebih muda, atau jika ingin lebih sopan, gunakan “Teteh” untuk wanita dan “A/Akang” untuk pria.

  • Sunda Punya Kosa Kata Paling Banyak untuk berbagai tingkatan

bahasa Sunda kaya akan pembendaharaan kata, contoh “Makan” :

“Neda” = Untuk yang lebih tua, sangat sopan dan formal,

“Emam” = untuk orang tua ke anak kecil Sopan namun lebih kasual,

“Tuang” = Untuk sebaya atau sedikit lebih tua, sopan, ,

“Dahar“ = untuk teman sebaya sedikit kasar,

“Nyatu“ = untuk hewan, kasar,

“Ngalebok = bahasa sangat kasar,

“Jajablok“ = bahasa teramat sangat kasar.

Tak hanya tingkatan dalam bahasa, sistem keluarga pun memiliki sebutan khusus untuk setiap generasi. Berikut ini istilah dalam silsilah keturunan suku Sunda :

Anak (generasi 1) >> Euncu/Cucu (generasi 2) >> Buyut/Piut (generasi 3) >> Bao (generasi 4) >> Canggahwareng atau janggawareng (generasi 5) >> Udeg-udeg (generasi 6) >> Kaitsiwur atau gantungsiwur (generasi 7).

  • Orang Sunda Jarang Merantau

Salah satu ciri orang sunda adalah “jarang merantau”. Menurut pengalaman pribadi dan rekan-rekan terdekat, tanah Sunda memang nyaman sebagai tempat tinggal. Dari suhu udara, hingga kulinernya membuat para penduduknya merasa betah, sehingga enggan untuk merantau.

KULINER

Salah satu andalan terbaik suku Sunda adalah kulinernya. Dari makanan tradisionalnya, yakni cuanki, awug beras, peuyeum, surabi, hingga penemuan kuliner modern seperti brownies kukus, seblak, roti kukus, tahu bulat, dsb. Namun dari semua kuliner, jangan lupakan sambal terasi khas sunda, apalagi jika sebagai pendamping untuk nasi tutug oncom dan ayam gorengnya.

Jika kamu ke tanah Sunda dan tidak sempat mencicipi semua kulinernya, cobalah hidangan wajib orang sunda. Hidangan ini terdiri dari nasi panas, dipadukan dengan empal daging/ikan asin/ayam bakar/ikan gurame goreng; dampingi dengan pete, kangkung, tempe-tahu, sayur asem; dan yang paling wajib adalah lalaban dan sambel goreng terasi. Lengkapi dengan teh manis hangat. Hmm, dijamin nikmatnya!

Picture1

Sekian sekilas pembahasan dari saya mengenai suku Sunda. Apakah kamu seorang yang berasal dari tanah Sunda juga? Atau seorang yang pernah mampir di tanah Sunda? Bagaimana menurut pendapatmu mengenai suku Sunda? Tulis komentarmu di bawah ya!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s