Blog

Materials Reinvented (1) | Mycelium Composite

Telaah Design Vol. 3

Bandung Creative Hub, 8 Juli 2018
Pembicara :
Pradipta Adi Surya, Founder of Tech Prom Lab
Ronaldiaz Hartantyo, Co-Founder of Mycotech

Dari sekian tahun dalam hidup kita, coba diingat kembali, sudah melewati teknologi apa saja? Teknologi yang paling mudah terasa adalah teknologi komunikasi. Pada zaman belum ditemukannya kertas, nenek moyang kita berkomunikasi jarak jauh dengan asap. Lalu, setelah ada kertas, komunikasi bisa lebih jelas melalui surat. Kemudian, beralih ke telegraf sehingga pesan lebih cepat diterima. Setelah itu, muncullah telepon dan dengan alat ini kita bisa berkomunikasi langsung secara verbal. Kemudian beralih ke pager lalu handphone. Dari yang hanya bisa sms dan telepon, hingga kini bisa video call dan update social media. Dan entah penemuan apa lagi yang muncul dalam beberapa tahun ke depan.

Ini baru di bidang komunikasi. Belum lagi dalam teknologi pangan, sandang, papan, transportasi, dan sebagainya. Dan sadarkah kamu bahwa canggihnya sebuah teknologi salah satunya disebabkan karena kecanggihan bahan bakunya?

Pada Telaah Desain Vol. 3 ini,  Mas Aldi dari Mycotech dan Mas Adi dari Techprom Lab akan berbagi mengenai bahan baku baru sebagai hasil penelitian keduanya bersama tim masing-masing. Ada jamur yang bisa berfungsi sebagai bahan baku alternatif pengganti kayu, bambu, bahkan plastik dan aspal berpori yang anti banjir .

Mycelium Composite

oleh Ronaldiaz Hartantyo (MYCOTECH)
From Mining to Cultivation, Exploring Mycelium Based Composite Material as Living Architecture

MYCOTECH memulai langkahnya di tahun 2012 sebagai produsen pengembang sumber pangan dari jamur. Namun dalam perjalanannya, mereka menemukan bahwa jamur ternyata sebuah materi yang kuat dan unbreakable. Dari sana kemudian mereka mengembangkan penelitiannya, dari skala laboratorium hingga kini menjadi pilot project.

Mycelium adalah jaringan akar dari jamur, matriks yang dapat tumbuh dengan cepat dan dapat bersifat selayaknya perekat alami. Sebagai produk yang mencerna limbah, seperti serbuk gergaji, jaringan hifa miselium yang padat merekat substrat menjadi sebuah material yang aktif secara struktural. Ketika mycelium memasuki siklus metabolisme, elemen bangunan atau seluruh bangunannya dapat difungsikan sebagai kompos pasca penggunaannya. (dikutip dari laman resmi KIT Karlsruhe Institute of Technology: https://nb.ieb.kit.edu/?p=5112)

Keunggulan Mycellium Composite :

  • Proses produksinya menggunakan sedikit energi
  • Insulasi baik
  • Tahan api
  • Ringan
  • Allergen-free
  • Meredam suara dengan baik
  • Dapat mengikuti bentuk rancangan
  • Dapat diatur terang-gelapnya
  • Memiliki motif yang selalu berbeda
  • Dapat diatur kekerasan hingga kelenturannya
  • dsb.

MYCOTECH telah merealisasikan Mycelium Composite ini menjadi sebuah produk yang dinamakan BIOBO.

BIOBO

Salah satu visi MYCOTECH adalah menciptakan material bangunan yang berkelanjutan dan sehat bagi penghuninya. Mereka mewujudkannya pada BIOBO, yakni sebuah papan mycelium composite berukuran 30 x 30 cm yang tidak menggunakan kimia berbahaya sebagai perekatnya. 

Sumber foto : https://www.mycote.ch/

Tekstur permukaan mycelium menjawab kebutuhan para arsitek dan desainer dengan bentuk dan fungsinya yang sangat lihai. Mycelium dapat dikombinasikan untuk menciptakan motif struktural yang sangat unik dan meremajakan bangunan perumahan, industrial, dan ruang publik. Tidak ada lagi papan komposit yang beracun. (dikutip dari laman resmi mycotech : https://www.mycote.ch/biobo)

Deliver Case #01 Rumah Tumbuh Batam

BIOBO telah diaplikasikan pada sebuah project di Batam, yakni Rumah Tumbuh Batam. Dengan sifat mycelium yang dapat menghantarkan listrik, maka dinding yang terbuat dari BIOBO langsung terhubung dengan listrik dan wifi, sehingga tidak diperlukan instalasi tambahan (konsep smart-wall).

Capture
Sumber Foto : https://www.mycote.ch/

Deliver Case #02 Pabrication Seoul Biennale 2017

Berawal dari kekhawatiran mengenai ketersediaan bahan baku bangunan yang semakin tipis, The Professorship of Sustainable Construction Dirk E. Hebel dari Karlsruhe Institute of Technology dan the Block Research Group (BRG) dari Swiss Federal Institute of Technology (ETH) Zürich berkolaborasi dan menggabungkan pengetahuan mereka untuk menyelesaikan masalah ini. Menggandeng Mycotech sebagai Production Partner, diadakanlah sebuah pameran di Donuimun Museum Village, Seoul, Korea Selatan.

Memanfaatkan material yang regeneratif seperti mycelium dan bambu, serta menggunakan desain berbentuk polyhedral dan diagram tenaga yang menopang secara struktural, project ini berhasil menahan beban 4 ton selama 4 bulan; dengan hasil perekat rangka tetap kokoh dan tidak runtuh.

Modular Mycelium Composite sebagai struktur Mycotree. Sumber Foto : https://nb.ieb.kit.edu
The Mycotree in Seoul Biennale. Sumber Foto : https://www.treehugger.com

Proses lengkapnya bisa dilihat di sini :

Mycelium Series

Mycelium ternyata memang dapat dieksplorasi dengan luas. Tidak hanya bisa difungsikan sebagai struktur bangunan dan elemen interior, tapi juga elemen kecil seperti dial pad dalam sebuah jam tangan. Produknya dinamakan Way Kambas Watch milik Matoa. Produk ini sudah mendapatkan paten di Indonesia pada tahun 2017.

Sumber Foto : https://www.mycote.ch/

Material ini terbukti bisa direkatkan dalam berbagai bentuk dan ukuran. Yang menjadikan mycelium spesial dibandingkan bahan baku lainnya ialah material ini sudah dikembangkan instalasi listrik dan IT. Belum lagi penggunaan limbah pertanian yang dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatannya.

Setelah produk ini diluncurkan, MYCOTECH menerima banyak permintaan dari masyarakat pulau-pulau terpencil, misalnya Hawaii. Masyarakat di sana mengeluh karena harga semen sangat mahal, tetapi mereka membutuhkan rumah. Mycelium Composite dapat menjadi solusi karena hanya dengan limbah pertanian, seperti tapas kelapa atau batang tebu yang sudah diperas, sebuah bahan bangunan pengganti semen dapat tersedia. Kini, MYCOTECH mengemban misi untuk mengubah konsep “Let’s Build Our House” menjadi “Let’s Grow Our House”.

Mycelium merupakan sebuah bahan baku yang sangat banyak kemungkinan pengembangannya. Dapatkah kamu membayangkan produk lainnya yang dapat diproduksi dari Mycelium Composite? Dan kita belum membahas penemuan bahan baku lainnya yang tak kalah canggih : poreblock, paving block yang anti banjir. Simak di blog berikutnya ya!

(…bersambung)

 

Advertisements

Design & Research (1) | Sidedness & Design

Telaah Desain Vol. 1

Bandung Creative Hub, 5 Mei 2018

Pembicara :
Andi Abdulqodir, Founder Tujusemesta & Left Hander Researcher
Deny Willy, Scientific Comitee for Reputable International Conferences & Journals

 

Kita mengetahui bahwa tubuh kita terdiri dari 2 sisi : kiri dan kanan.  Namun, sadarkah kamu bahwa kesisian ini sangat mempengaruhi aktivitas keseharian kita, dan kemudian berlanjut pula pada desain. Hal ini sangat dirasakan jika kamu seorang kidal atau left-hander. Berbagai benda buatan manusia di dunia ini mayoritas diperuntukkan bagi non kidal atau right-hander. Contohnya :

1. Stick Play Station

Pada Stick PS, kendali arah di sebelah kiri dan kendali aksi di sebelah kanan. Artinya, tangan yang lebih aktif adalah tangan kanan karena jemarinya sering berpindah dan melakukan gerakan repetisi; sedangkan tangan kiri lebih cenderung konstan dan memiliki durasi lama dalam menekan sebuah tombol arah. Sehingga agak menyulitkan bagi kidal yang tangan kanannya tidak dominan.

2. Kemudi Mobil

Kemudi kanan pada mobil memiliki dampak besar untuk terjadi tabrakan dibanding dengan kemudi kiri pada mobil. Namun tabrakan yang terjadi dalam kondisi kemudi kanan akan lebih ringan dibandingkan kemudi kiri. (Cooper, 2008)

3. Penggaris

Anatomi bahu dan siku tangan membuat para non kidal menggaris dari kiri ke kanan, sedangkan para kidal dari kanan ke kiri. Sehingga seringkali para kidal tidak mengetahui ukuran centimeter yang telah digaris karena terhalang oleh tangannya sendiri.

Dan masih banyak lagi benda yang ternyata didesain untuk pengguna tangan kanan : gitar, gunting, cutter, sarung tangan baseball, mouse, dsb. Sebelumnya, mari kita cari tahu, mengapa seorang kidal sangat dianaktirikan?

Dalam populasi dunia, kidal dan non kidal memiliki perbandingan 1:9, walaupun seiring waktu, populasi kidal semakin besar. Dibalik ini, siapa yang sering mendengar bahwa menggunakan tangan kiri adalah “dosa”?

kidal 1

Atas pernyataan inilah, populasi kidal ditekan sehingga banyak yang sebenarnya terlahir sebagai kidal, namun ia kemudian beralih ke non kidal. Dan kemudian atas pertimbangan mayoritas populasi, desain produk-produk diperuntukkan bagi para non kidal. Tanpa memperhatikan bahwa kidal juga memiliki aktivitas yang sama dengan non kidal dan membutuhkan peralatan yang sama pula–namun dengan kesisian yang berbeda.

Penelitian saya berawal dari pertanyaan ini : apakah desain produk bagi orang kidal semudah membalikkan desain untuk para non kidal? Jawabannya : tidak semua. Saya kemudian memfokuskan penelitian pada sebuah produk saja, yakni kursi kuliah.

kidal 2.jpg
(i) Cara Non Kidal menggunakan kursi kuliah ; (ii) Cara Kidal menggunakan kursi kuliah ; (iii) Cara lain Kidal menggunakan kursi kuliah

Bagi para non kidal, kursi ini terasa biasa saja. Namun bagi para kidal, fungsi tumpuan lengan pada kursi ini sangat penting. Ketika tidak ada, maka menimbulkan masalah baru. Terutama pada saat ujian ataupun psikotes, kursi ini sungguh menambah tekanan. Sebelum mencari solusinya, mari kita tarik mundur ke belakang dan melihat bagaimana aktivitas menulis dan menggambar pada kidal dan non kidal.

Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, yakni penelitian yang semua hasil datanya terhitung dalam angka sebagai hasil kuesioner responden. Saya menarik hasil dari 7 orang responden kidal dan 7 orang responden non kidal untuk membandingkan aktivitas dalam menggambar dan menulis. Kemudian, diperoleh simpulan sebagai berikut :

  1. Responden kidal cenderung memilih derajat kemiringan kertas yang tidak begitu besar (lebih tegak) dibandingkan responden non kidal yang bahkan kemiringan kertasnya bisa mencapai hampir 40°.
  2. Responden kidal lebih sering mengangkat/memindahkan posisi tangan setiap beberapa kata, sedangkan responden non kidal lebih stabil dalam menulis.
  3. Responden non kidal membutuhkan ruang untuk menulis yang tidak begitu banyak dibanding responden kidal.
  4. Responden kidal memiliki tingkat ketidaknyamanan yang lebih kecil dibanding responden non kidal.

Simpulan terakhir sangat menarik karena dengan kondisi yang lebih terbatas, orang kidal memiliki tingkat adaptasi yang tinggi dibandingkan non kidal. Disebabkan pula oleh kondisi lingkungan kesehariannya bahwa mereka lebih sering menggunakan produk yang diperuntukkan bagi non kidal.

Dari hasil-hasil tersebut, kursi kuliah tidak bisa hanya dengan membalikkan desain sebelumnya. Solusi kursi kuliah bagi orang kidal adalah sebagai berikut :

kidal 3.png
A. Membalik desain dan menambah lebar tumpuan siku ; B. Menggunakan tumpuan duduk yang dapat diputar, sehingga para kidal dapat memiringkan badannya
kidal 4.png
C. Menambah lebar meja untuk ruang kertas kerja, sehingga ruang selebihnya dapat menjadi tumpuan pergelangan tangan kiri ; D. Mirip seperti C namun dengan penggalan pada bagian siku sehingga tidak membutuhkan ruang yang terlalu besar ketika memutar meja.

Dalam mendesain, kita harus memperhatikan user. Tentu saja mayoritas yang diutamakan, namun bukan berarti kaum minoritas tidak diperhatikan bukan? Terutama jika menyangkut keselamatan kerja.

Semoga sharing kali ini dapat menginspirasi dalam berbagai hal.

Creativity

Semesta Sharing by :
Randy Dahlan


 

Teman-teman pernah bermasalah dengan status “kekurangan”? Kekurangan sumber pemasukan, kurang kenyang, kurang cantik, dan kurang-kurang yang lainnya. Jika pernah, coba ingat ini : ambil sisi positifnya. Karena kalau kita sudah kere, biasanya kita jadi aktif. Atau istilah lainnya : “kreatif”. XP

Sebenarnya apa sih definisi kreatif ?

DEFINISI KREATIF

Kata Mas Wiki-pedia, kreativitas adalah the use of the imagination or original ideas, especially in the production of an artistic work — penggunaan imajinasi atau ide yang orisinil, terutama dalam memproduksi karya-karya seni.

Pendapat lain dikemukakan oleh Bu Linda Naiman, foundernya Creativity at Work. Katanya,

Creativity is the act of turning new and imaginative ideas into reality.

Creativity is characterized by the ability to perceive the world in new ways, to find hidden patterns, to make connections between seemingly unrelated phenomena, and to generate solutions.

Creativity involves two processes: thinking, then producing.

Kesimpulannya, proses kreativitas itu belum selesai jika belum diwujudkan. Nah, bagaimana mewujudkannya? Salah satunya dengan menggunakan the power of empathy. Sebelum ke sana, mari kita telaah dulu, apa perbedaan dari creativity, imagination, innovation, empathy, & value creation? Masih diadaptasi dari website Bu Linda Naiman, beginilah kira-kira penjelasannya.

Imajinasi adalah sebuah gagasan liar yang muncul di kepala kita, tidak mengenal batasan logika. Jika kita punya ide tapi tidak diwujudkan, berarti itu imajinatif tapi bukan kreatif.

Inovasi adalah aplikasi produk atau jasa yang diperbarui, baik dalam cakupan bisnis, pemerintahan, maupun komunitas masyarakat. Dalam proses memperbarui ini, tentunya tidak akan lepas dari kreativitas.

Nah, ketika kamu sudah memiliki imajinasi, kemudian dengan memahami perasaan lingkungan/target pasar/konsumenmu (empati) diwujudkan melalui kreativitas, lalu jadilah sebuah produk inovasi, maka itulah yang dinamakan value creation.

Sudah terbayang ya, pentingnya posisi kreativitas dalam hidup kita. Jika kita sadari dan renungi lebih dalam, kreativitas akan sangat berpengaruh pada masa depan kita.

Lalu, bagaimana jika kita kurang kreatif? Tenang, teman-teman. Kata Daniel Pink dalam bukunya, “A Whole New Mind: Why Right-Brainers Will Rule the Future”, kreativitas bisa dilatih dan dipelajari. Sebuah studi yang dilakukan oleh George Land membuktikan bahwa kita terlahir kreatif, namun seiring tumbuh dewasa, kita “belajar” untuk menjadi tidak kreatif. Tapi jangan khawatir, kreativitas bisa dikembangkan dan bisa dikelola. Bagaimana caranya?

CARA MELATIH KREATIVITAS

Sama seperti olahraga, kreativitas membutuhkan latihan untuk membangun otot yang tepat dan lingkungan yang mendukung agar dapat berkembang dengan baik. Sebuah riset dari Clayton M. Christensen mengungkap “THE INNOVATORS DNA”.

  1. Associating: menghubungkan berbagai hal, masalah, dan ide dari berbagai bidang yang tidak terkait.
  2. Questioning: selalu mencoba kritis dalam semua hal.
  3. Observing: peka dan perhatian, misalnya mencermati kebiasaan dari pelanggan, supplier, hingga pesaing untuk dapat melihat cara baru untuk melakukan sesuatu.
  4. Networking: bertemu dan mengikuti acara dengan orang yang memiliki pandangan berbeda serta beragam.
  5. Experimenting: membuat pengalaman interaktif dan melakukan hal baru untuk melihat pandangan yang berbeda.

Tidak susah bukan? Untuk langkah pertama, lakukan hal yang menurutmu lebih sederhana dan bisa dicapai. Ketika kita semakin kreatif, ada banyak manfaat yang akan kita dapatkan. Hal ini akan terasa terutama ketika kita memecahkan sebuah masalah, lalu jalan keluar akan lebih cepat terlihat.

7 Random Facts (in Daily Life)

Senin sharing by :
Lavenia Defina


Di dunia ini ada banyak sekali pengetahuan-pengetahuan yang belum kita ketahui. Jika berbicara tentang lintas bidang ilmu, tentu saja akan terasa jauh dan tak terjangkau. Lain halnya jika pengetahuan baru ini muncul dari keseharian kita. Kali ini sudut semesta akan berbagi 7 fakta menarik–sebagian besar bisa menjadi tips sehari-hari. Agar lebih seru, coba jawab dulu pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

01.
“Yoghurt adalah minuman susu yang difermentasi menggunakan bakteri asam laktat.”
PERTANYAAN : Kapan waktu terbaik mengkonsumsi yoghurt?

  • Pagi
  • Siang
  • Sore
  • Malam

02.
“Kandungan daging merah: protein-energi-Vitamin B12-Anti Karsinogen-Meningkatkan kekebalan tubuh-Kecerdasan Otak-Omega 3.”
PERTANYAAN : Bagaimanakah visual daging merah yang baik untuk dibeli?

  • Mengkilap
  • Kering

03.
“Penemu termometer ada 4 tokoh, yaitu Anders Celcius (Penemu suhu derajat celcius), Lord Kelvin (Penemu suhu derajat Kelvin), Daniel Gabriel Fahrenheit (Penemu suhu derajat Fahrenheit), dan yang paling dikenal adalah Galileo Galilei.”
PERTANYAAN : Bagaimana cara mengukur suhu badan dengan termometer yang benar?

________________________________________________________________________________________

04.
“Kandungan minuman soda: Air-CO2-Gula/Pemanis-Zat Pengawet-Kafein-Zat Pewarna-Rasa Buatan.”
PERTANYAAN : Apa yang dilakukan setelah kemasan minuman soda terjatuh agar kalengnya dapat dibuka tanpa menyemburkan soda?

________________________________________________________________________________________

05.
Gorila Primata terbesar di dunia dan Omnivora (memakan tumbuhan dan serangga).
PERTANYAAN : Bagaimana cara Gorila memukul dadanya?

________________________________________________________________________________________

06.
Pisang berasal dari daerah beriklim panas dan lembab seperti Asia Tenggara, Kepulauan Pasifik, Papua, Amerika Selatan dan Afrika.
PERTANYAAN : Bagaimana cara menaruh pisang yang baik?

pisang

07.
PERTANYAAN : Sebaiknya mandi dengan air dingin/panas setelah berenang di laut saat terik matahari?
________________________________________________________________________________________

KUNCI JAWABAN :

01.
Yoghurt ternyata baik diminum pada malam hari. Karena:

  1. Pembentukan kalsium pada tubuh kita terjadi pada malam hari, sehingga meminum yoghurt yang mengandung kalsium tinggi dapat mengurangi risiko osteoporosis.
  2. Yoghurt melindungi pencernaan dari kenaikan asam lambung yang dikeluarkan saat malam hari, sehingga dapat mengurangi sakit perut (maag) yang sering terjadi pada pagi hari.
  3. Yoghurt mengandung zat melatonin yang dapat membantu tidur lebih lelap. Hal ini tentunya sangat membantu bagi para penderita insomnia.
  4. Dapat membantu mereka yang melakukan diet, karena yoghurt dapat mengatasi rasa lapar dengan melaksanakan kegiatan pencernaan dan penyerapan vitamin saat malam hari.
  5. Konsumsi yoghurt pada malam hari akan mencegah kerusakan gigi karena mengandung bakteri asam laktat yang menekan pertumbuhan bakteri jahat yang dapat merusak gigi.
  6. Yoghurt juga dapat meningkatkan kinerja liver pada malam hari sehingg diperkirakan dapat mencegah mabuk alkohol.

Sumber :

02.
Daging yang mengkilap memang menggiurkan dan terasa segar. Namun, daging yang tampak kering ternyata lebih baik karena daging dapat mengkilap akibat cairan di luar daging yang merupakan sari-sari dari dalam daging sudah keluar.

Sumber :

03.
Untuk penggunaan termometer yang diletakkan dalam ketiak, ternyata ada cara yang lebih akurat. Ujung termometer diarahkan ke dalam ketiak, lalu himpit dengan lengan dan miringkan sekitar 30 derajat ke bawah. Dengan begini, ujung termometernya akan langsung menyentuh kulit ketiak, bukan udara di belakang lengan.

termometer

Sumber :

04.
Setelah kemasan minuman soda jatuh, buih-buih soda akan berkumpul di setiap sisi dalam kemasan. Hal inilah yang membuat soda menyembur keluar ketika dibuka saat terguncang. SOLUSINYA ketuk setiap sisi kemasan soda dengan jari kita, agar buih-buih udara naik ke atas permukaan dan menghilang.

Sumber :

05.
Sudah tahu bagaimana Gorilla menepuk dadanya? Bukan dengan kepalan tangan, tapi dengan telapak tangan dalam terbuka. Sehingga ketika ditepuk ke dada akan menimbulkan suara yang lebih nyaring. Hal ini menandakan gorila sedang gembira atau merasa ada ancaman bahaya.
Sumber : TV Show Sore Dame!

06.
Pernah lihat para pedagang pisang menggantungkan pisang-pisangnya? Hal ini bukan tanpa sebab. Buah pisang yang tergantung akan lebih lama menghitam karena daging buah pisang tidak terkena sentuhan objek. Namun, jika kamu tidak memiliki gantungan bisa juga dengan meletakkan bagian batang atau ujung pisang sebagai tumpuannya, sehingga bagian tengah buah tidak mengenai objek di bawahnya. pisang 2

Sumber :

07.
Bagi para traveler pasti sering mengalami perihnya kulit setelah berenang di laut saat terik matahari. Laut memang sangat indah ketika cuaca cerah, namun beberapa orang berkulit sensitif dapat merasakan perihnya kulit yang terbakar. Nah, solusinya adalah dengan menggunakan air mandi yang sesuai suhu tubuh (tidak dingin dan tidak panas). Lalu, kecilkan tekanan air yang keluar dari shower, untuk mengurangi tekanan pada kulit.
Sumber : TV Show Sore Dame!

Bagaimana, apakah jawabanmu benar? Semoga sharing kali ini menambah wawasan dan bisa bermanfaat untuk keseharianmu ya!

Persib Bandung

Senin sharing by:
Adri Prasetyo


Persib Bandung adalah sebuah klub sepakbola kebanggaan Jawa Barat dan seluruh dunia. Persib lahir pada 1933 dari penggabungan dua perkumpulan nasionalis Indonesia, yaitu PSIB (persatuan sepak bola Indonesia Bandung) dan National Voetbal Bond (NVB). Sebelumnya, pada tahun 1923, berdirilah sebuah organisasi nasionalis di Bandung bernama BIVB (Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond). Kala itu, di Bandung juga sudah ada klub sepak bola bernama VBBO (Voetbal Bond Bandung & Omstrekken) yang dimotori oleh para keturunan bangsa Belanda.

Namun, semua kegiatan persepakbolaan yang dinaungi oleh organisasi dihentikan ketika masa penjajahan Jepang, termasuk juga Persib. Tiga tahun setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, Persib kembali didirikan atas usaha dr. Musa, Munandi, H. Alexa, dan Rd. Sugeng.

Persib memiliki 3 stadion, yakni Lapangan Uni, Sidolig (kini Stadion Persib), dan Sparta (kini Stadion Siliwangi). Pada awalnya, ketiga stadion ini dimiliki oleh Belanda dan hanya pertandingan-pertandingan yang melibatkan VBBO yang boleh menggunakannya. Namun, seiring berjalannya waktu, Persib yang merupakan gabungan dari BIVB dan NVB berhasil merebut hati masyarakat dengan menegaskan bahwa dirinyalah satu-satunya klub sepak bola milik masyarakat Bandung dan sekitarnya. Sehingga klub-klub yang tadinya berada di dalam naungan VBBO, seperti UNI dan Sidolig, pun bergabung dengan Persib.

Selama berdirinya, Persib hanya mengalami satu kali perubahan logo, yakni pada saat BIVB transfusi menjadi Persib.

persib.png

 

Persib termasuk klub sepakbola yang memiliki pendukung yang sangat loyal. Tiga besar komunitas pendukung yang paling besar adalah :

  1. Viking (1993)
  2. Bomber (2001)
  3. FCC (flower city casual) – 2005

Loyalitas pendukungnya ini membuat Persib dipercaya oleh para sponsor. Terlihat dari banyaknya logo yang menempel pada seragam kesebelasannya.

Dibalik fakta-fakta itu semua, jika kita lihat dari sudut pandang yang lebih luas, sepak bola tidak hanya sekadar olah raga. Bagi para pemainnya, olah raga ini melibatkan strategi, pengendalian diri, kegigihan, ketekunan, belajar menerima kekalahan, dan sebagainya. Bagi para pendukungnya, ada loyalitas, kebersamaan, kebanggaan, sehingga seringkali “perbedaan” yang sering dipermasalahkan menjadi lebur karena mendukung sebuah tim yang sama.